D.I. GROW

CARA APLIKASI
UNTUK JAMUR

MANFAAT DIGROW BAGI TANAMAN

DIGROW HIJAU

UNTUK MASA
PERTUMBUHAN & PEMULIHAN

  • Digunakan pada Masa Vegetatif
  • Merangsang & Meningkatkan pertumbuhan Akar, Batang, Daun & Tunas/Anakan dengan cepat
  • Meningkatkan Daya Tahan terhadap Penyakit
  • Mempercepat Pemulihan akibat serangan Hama
  • Mempercepat Pemulihan Tanaman sehabis dipanen
  • Memperpanjang Usia Produktif Tanaman

DIGROW MERAH

UNTUK MASA
PEMBUNGAAN, PEMBUAHAN & UMBI

  • Memaksimalkan Proses Generatif
  • Merangsang & Mempercepat Pembungaan, Pembuahan serta Pembentukan Umbi
  • Mencegah Kerontokan Bunga & Buah
  • Meningkatkan Jumlah & Mutu Hasil Panen
  • Meningkatkan Rendeman Hasil Panen
  • Kualitas/Daya Tahan Buah Paska Panen lebih lama

CARA APLIKASI DIGROW
UNTUK TANAMAN SECARA UMUM

DIGROW, bisa diaplikasikan secara Fleksibel (luwes) disesuaikan dengan keadaan Tanaman dengan beberapa cara, yaitu :

  1. DISEMPROTKAN PADA DAUN
  2. DIBOR PADA BATANG
  3. DIINFUS MELALUI AKAR
  4. DIMASUKKAN KE LUBANG BIOPORI (TUGAL)
  5. DISUNTIKKAN PADA BATANG SEMU
  6. DISEMPROTKAN PADA BATANG

Untuk Lebih jelasnya, silahkan simak Video berikut ini :

Disemprotkan ke Daun, di-bor ke Batang, di-infus melalui Akar, Dimasukkan ke Lubang Biopori & Disuntikkan ke Batang Semu

Disemprotkan ke Batang

APLIKASI DIGROW UNTUK
JAMUR MERANG

SAAT PENCAMPURAN MEDIA

Gunakan DIGROW HIJAU dengan dosis 10cc-15cc, diencerkan dengan Air secukupnya, lalu dicampurkan ke dalam 50 kg Media.
Berlaku kelipatan.

SETELAH TUMBUH PINHEAD

Gunakan DIGROW HIJAU/MERAH dengan konsentrasi 5cc/liter Air. Semprotkan secara Pengabutan ke seluruh Permukaan & dikenakan ke Pinhead. Interval 2-3 hari sekali.

APLIKASI DIGROW UNTUK
JAMUR TIRAM & KUPING

SAAT PENCAMPURAN MEDIA

Gunakan DIGROW HIJAU dengan dosis 10cc-15cc, diencerkan dengan Air secukupnya, lalu dicampurkan ke dalam 50 kg Media.
Berlaku kelipatan.

SETELAH BUKA CINCIN

ALTERNATIF PERTAMA :
DENGAN CARA PENGABUTAN

 

Setelah buka cincin, gunakan DIGROW HIJAU/MERAH dengan konsentrasi 5cc/liter Air.
Semprotkan secara Pengabutan ke seluruh Permukaan Baglog & dikenakan ke Pinhead.
Interval 2-3 hari sekali.


ALTERNATIF KEDUA :
DENGAN CARA SUNTIK KE BAGLOG


Pertama-tama Buat Larutan dengan Konsentrasi 5cc DIGROW/liter Air. Larutan ini menggunakan DIGROW MERAH/HIJAU sesuai kebutuhan, seperti di bawah ini :

  • A. Setiap tumbuh BAKAL PINHEAD
    Suntikkan sebanyak 5cc LARUTAN DIGROW HIJAU di setiap Baglog.

     

  • B. Setiap selang 1-2 hari SETELAH PETIK
    Suntikkan sebanyak 5cc LARUTAN DIGROW MERAH di setiap Baglog.

 

Pada umumnya, selang waktu antara A & B atau B & A adalah sekitar 10-15 hari, menyesuaikan keadaan masing-masing Baglog.

APAKAH DIGROW MENGUNTUNGKAN UNTUK BUDIDAYA JAMUR ?

Mari bersama-sama kita hitung Analisa Biaya Penggunaan DIGROW pada Budidaya Jamur Tiram.

BIAYA SETIAP KALI PENGABUTAN (1 KALI APLIKASI) UNTUK 750 BAGLOG

  • Dosis Penggunaan DIGROW untuk Pengabutan adalah 5 cc per 1 liter air.
  • Konsentrasi Larutan ini, Daya Sebarnya bisa untuk menyemprot/mengabuti + 750 baglog setiap kali aplikasi (dengan Asumsi ukuran plastik Baglog 17cm x 35cm).
  • Jika Harga DIGROW kemasan 1 liter (atau 1.000 cc) adalah Rp. 160.000,
    Maka Harga DIGROW per cc adalah Rp. 160.
    Dan itu berarti 5 cc DIGROW adalah senilai Rp. 800 (Delapan Ratus Rupiah).
  • Jika Setiap 5 cc DIGROW Daya Sebarnya hanya 750 baglog :
    Maka Biaya DIGROW pada setiap kali aplikasi adalah Rp. 800 : 750 baglog
    Atau sama dengan Rp. 1,067 (Satu koma enam tujuh rupiah) per Baglog.
    INGAT :  Angka di atas BUKAN Seribu Enampuluh Tujuh Rupiah.
    Apalagi jika Daya Sebarnya mencapai 1.000 baglog, tentu Biaya per Baglognya tidak akan sampai Rp. 1 (Satu Rupiah).

BIAYA SELAMA 1 (SATU) PERIODE BUDIDAYA UNTUK 750 BAGLOG

  • Umur Baglog pada umumnya adalah sekitar 4 bulan (120 hari).
    Bahkan jika menggunakan DIGROW, Umur Produktif bisa lebih panjang.
    Terbukti, dari berbagai Cerita Petani di bawah ini, para Petani “Terpaksa” Panen dari Baglog Afkir, akibat Baglog Afkirnya tersebut disemprot DIGROW.
  • Jika Jadwal Pengabutan adalah 3 hari sekali, maka dalam 1 Periode Umur Baglog,
    DIGROW akan diaplikasikan hingga 120 hari : 3 hari sekali, yaitu 40 kali Aplikasi.
  • Jika pada Setiap Aplikasi, Biaya DIGROW adalah Rp. 800, dengan Interval Aplikasi adalah 3 hari sekali,
    maka selama 4 bulan atau 40 kali aplikasi,
    Total Biaya DIGROW-nya adalah Rp. 800 x 40 kali Aplikasi, yaitu : Rp. 32.000.
    Atau, jika Biaya ini dibagi untuk setiap Baglog, maka Biaya DIGROW pada setiap Baglog selama 1 periode adalah : Rp. 32.000 : 750 Baglog = Rp. 42,67 per Baglog per Periode sampai dengan Panen.

BIAYA PENGGUNAAN DIGROW SECARA COST RASIO

  • APA ITU COST RASIO ?
    COST RASIO adalah Perhitungan Perbandingan dalam hal ini antara BIAYA PENGGUNAAN DIGROW dibandingkan dengan PENAMBAHAN HASIL PANEN yang didapat oleh Petani.
    Petani cenderung sering mengabaikan hal ini, dan hanya fokus pada Biayanya saja tapi TIDAK TELITI menghitung maupun melakukan pencatatan hasil Panennya baik secara bobot maupun Harga Hasil Penjualan selama 1 Periode (Musim).
  • Pada umumnya Produktivitas Baglog adalah sekitar 35% s/d 40% dari berat Baglog awal.
    Maka untuk 750 Baglog, dengan ukuran Plastik 17 x 35 (bobot awal Baglog sekitar 900 gram), kira-kira Total Panen dalam 1 Periode adalah sekitar :
    750 Baglog x 900 gram x 35%, yaitu : 236,25 kg Hasil Panen.
  • Jika, setelah menggunakan DIGROW, PENAMBAHAN HASIL PANEN-nya HANYA 3% saja (dari 35% menjadi 38%), maka perhitungannya adalah sebagai berikut :
    750 Baglog x 900 gram x 38%, yaitu : 256,50 kg Hasil Panen.
  • Atau SELISIH KENAIKAN HASIL PANEN setelah menggunakan DIGROW adalah :
    256,50 kg – 236,25 kg, yaitu 20,25 kg (Duapuluh kilogram lebih).
  • Jika Harga Jual Jamur adalah Rp. 10.000/kg, maka setelah menggunakan DIGROW, mendapatkan TAMBAHAN HASIL PANEN Sebesar Rp. 10.000 x 20 kg, yaitu : RP. 200.000 (Dua Ratus Ribu Rupiah).
  • Padahal, Total Biaya Penggunaan DIGROW untuk 750 Baglog, hanya Rp. 32.000.
    Berarti TAMBAHAN KEUNTUNGAN BERSIH setelah menggunakan DIGROW adalah :
    Rp. 200.000 – Rp. 32.000 = Rp. 168.000.
    Itu dari jumlah 750 Baglog.

Nah……. Berapa Baglog yang Anda miliki ?
Silahkan Anda Hitung & Buktikan sendiri….
***Catatan :
1 Liter DIGROW, bisa digunakan untuk + 3.750 Baglog
Dalam 1 Periode.

APAKAH DIGROW AMAN BAGI JAMUR & BAGI MANUSIA ?

Pertanyaan di atas sering diberikan kepada kami. Dan Penjelasanannya  sederhana sekali :

  • DIGROW adalah 100% Organik
  • Terbuat dari Rumput Laut Segar (Bukan Limbah) dari Algae Cokelat jenis Ascophyllum Nodosum
    Rumput Laut juga merupakan Bahan Baku Utama Agar-agar, yang sering digunakan oleh sebagian besar Petani Jamur
  • Prosesnya adalah Ekstraksi, BUKAN Fermentasi.
    Sehingga tidak mendatangkan Ulat.
  • Serta masih banyak lagi Keistimewaan lainnya yang bisa Anda lihat : DI SINI

Dan sebagai Bukti Tambahan, bahwa DIGROW ini Aman bagi JAMUR maupun bagi KONSUMEN JAMUR, silahkan perhatikan Gambar Cuplikan dari FB di bawah ini (yang sudah dibuktikan juga oleh Rekan Facebook : Jhon Cipiet Chon yang juga seorang Petani Jamur)

APA KATA PETANI JAMUR TENTANG DIGROW ?
BIARKAN PETANI BICARA